Pembodohan Masyarakat Dengan Merangkul Kaum Muslim Demi Kepentingan Militer? 

Tadi siang saya mendapat tulisan yang diperoleh dari Bapak saya via whatsapp. Menurut hemat saya pesan ini terlalu mengada-ada, murah, receh dan meninabobokan fanatisme agama dan nilai patriotik tanpa menyertakan akal sehat. 

Mengapa?

tulisan yang politis. 

1. tidak mencantumkan nama penulis. sulit dipertanggungjawabkan.

2. alumni ITB yang mana? angkatan? atau sesama fakultas? atau apa?

3. tiba-tiba ada nama Gatot, panglima TNI.

4. perpindahan pasien dari hermina ke rspad tentunya wajar karena hermina adalah rumah sakit ibu dan anak. perpindahan ke rspad atas permintaan keluarga. ( Koran Tempo 11 Juli 2017). 


:))))

Penasaran atas sebaran informasi abal-abal ini? 

Silakan baca baik-baik.

Tulisan _alumni ITB_ yang menggelora dari grup sebelah

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Kami dan teman2 kang Herman alumni ITB sangat marah, kecewa dan berduka dengan tindakan oknum yang tidak bertanggungjawab telah melukai kang Herman pada hari ahad, 9 Juli 2017.
Namun yang saya ingin sampaikan kepada siapapun yang menjadi bagian dari mereka, oknum yang tidak bertanggungjawab yang membaca tulisan saya ini, bahwa _kalian telah membangunkan kami raksasa yang telah tertidur puluhan tahun lamanya._
Dan kalian tahu siapa kami raksasa itu…?

Kami adalah…

Alumni ITB teman2 kang Herman, para ilmuwan, desainer, seniman, yang telah dicetak ITB dengan slogan “ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni”…

Kami juga adalah…

Para ulama yang tergabung dalam GNPF MUI…

Kami juga adalah…

FPI yang merupakan laskar2 pejuang Islam yang siap tempur untuk membela Islam.

Kami juga adalah…

Militer yang patuh pada pimpinan militer Gatot yang dekat dengan ulama.
Tidakkah kalian mengetahui…?

Bahwa terkumpul dalam jiwa2 kami ;

ruh kaum pelajar yang memuliakan ilmu, 

ruh para ulama pewaris nabi, ruh para mujahid dan pejuang Islam yang siap tempur di medan perang apapun.
Sesungguhnya perbuatan kalian yg keji, tidak akan meluluhkan semangat kami dlm berjuang. 

*Kalian telah menyatukan hati2 kami alumni ITB, FPI, MUI, dan Militer.*

Sebuah kekuatan yang telah siap2 berkumpul untuk bergerak dan bergerak menghancurkan kalian pelaku kezholiman.
Tidakkah kalian sadari…? *Kepercayaan kami terhadap militer semakin kuat manakala kami mempercayakan perawatan saudara kami kang Herman ke RSPAD…?* 

_Disitulah militer dan ITB mulai menempel._
Tidakkah kalian sadari ketika FPI mengepung rumah sakit Hermina tempat kang Herman dirawat…? 

*Di situlah laskar pasukan berani mati telah siap melindungi kami.*
Tidakkah kalian sadari…?

*Ketika para dokter siap dan mendukung kang Herman dipindahkan ke RSPAD…?*

Di situlah militer dan tim ahli kedokteran siap menjaga dan mendukung perjuangan kami.
*Kalian telah ceroboh melakukan kesalahan yang menunjukkan kebodohan kalian…!*
Kini bersiap2lah…

Rakyat sudah menanti2 kejadian ini dimana *ilmuwan, militer, ulama, dan pasukan berani mati bersatu.*
Terimakasih kang Herman… keikhlasanmu dalam ujian ini, *telah menyatukan kami, kekuatan yang selama ini tidak diperkirakan bersatu oleh mereka pelaku kezholiman.*
Bersyukur kepadaMu ya Alloh SWT, Tuhan kami Yang Maha Besar. 

Engkau mengijinkan semua ini terjadi. 

Beri kami petunjukMu, jalan2 yang Engkau ridhoi untuk kami melangkah berjuang di jalanMu untuk membebaskan negara kami dari tirani2 kezholiman yang berkepanjangan selama ini.

Tolong dan bimbinglah kami wahai Engkau, Tuhan yang ditasbihkan seluruh langit dan bumi dan segala isinya, Alloh SWT.

*_Aamiin ya Alloh…_*
*Allohuakbar !!!*

*Allohuakbar !!!*

*Allohuakbar !!!*

〰〰〰〰〰〰〰〰〰

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s