3 Buku @gm_gm

Sepulangnya dari resepsi khitanan rekan, aku mampir ke gramedia matraman. Masih ngantuk sih sebetulnya akibat menjadi saksi keindahan permainan Barca semalam, tapi apa boleh bikin, si duren kecil, anak pertamaku, minta dibelikan kertas lipat, dan anak onyet, anak keduaku juga minta sesuatu yang masih dirahasiakan saat itu.

Sembari menunggu mereka, aku sempatkan naik ke lantai tiga dan membeli (juga) tiga buku. Semuanya buku Goenawan Mohamad: Marxisme Seni Pembebasan, Indonesia/Proses, dan Tokoh + Pokok. Seluruh buku itu adalah rangkaian dari 12 judul buku yang diterbitkan menyambut 70 tahun GM. Tua juga lo Em..

Karena baru beli, cerita bukunya ya nanti. postingan blog satu ini akan tumbuh. Setiap buku yang tuntas kubaca akan kutuliskan opininya di postingan blog ini. Semoga, minggu depan sudah kubayar lunas.

sekian dulu.

Sent from my iPad

Iklan

Cerita Minggu Siang: “Buku Bacaan Masa Depan.”

Seperti biasa, hari libur aku les renang. Sebetulnya sih yang renang anakku. Aku cuma duduk duduk doang, sekalian cuci mata barangkali dapet yang lumayan untuk dinikmati. Biasanya kalau lagi enggak ada pemandangan ya mendingan baca buku.

Kebetulan, Sabtu kemarin aku diminta datang ke kantor pos di Lapangan Banteng sana. Rupanya diminta bayar bea masuk untuk pesenan buku. Cuma tiga. Iya, bayarnya sih cuma tiga ribu rupiah, nilainya sama dengan sepertiga liter pertamax plus. Ngambilnya itu yang agak bingung, soalnya bukan di loket umum, tapi langsung ke gudang penyortiran. Rupanya alasan kenapa tidak dihantar ke rumah soalnya aku harus bayar bea masuk itu.

Padahal aku uda lupa buku apa aja yang pernah dipesen lewat amazon.com. Setelah basa basi sama petugas pos, dan ngeliyat kotak bungkus paket, aku baru inget.

Oiya, beberapa buku rujukan the new yorker yang aku pesan, mungkin, dua bulanan yang lalu, antara lain:
the best american short stories – editornya Pakdhe Richard Russo bareng Heidi Pitlor. 20 under 40 stories from the new yorker – editornya Deborah Treisman. the best american nonrequired reading – editornya Dave Eggers.

nah, pas renang itu aku sempetin bawa yang the best american short stories. belum habis dibaca anakku uda keburu minta pulang. katanya ngidam bebek goreng kaleyo cempaka putih. ya sudah.

eh tapi aku lagi engga mau ngomongin itu ding.
ini yang mau aku omongin:

salah satu buku di atas, yaitu the best american nonrequired reading ini menurutku adalah buku masa depan. iya masa depan (bukan berarti bahwa era digital dan aku yang suka dengan era ini harus selalu baca ebook dan berusaha enggak ngeprint. untuk hal tertentu buku dengan media kertas masih diperlukan).

masa depan di sini sebetulnya mirip apa yang disebut sebagai komunitas, kerja keroyokan, atau kalau kata anak digital sih bilang: mirip web dengan platform berdasarkan pada konsep user-generated content (UCG : http://en.wikipedia.org/wiki/User-generated_content ).

UCG itu media yang menurutku tidak selalu dari dan oleh dan untuk komunitas. UCG utamanya berarti utamanya adalah berbagi dan berpartisipasi. isinya dibuat oleh pemakainya sendiri. dunia wiki. dunia berbagi. Kalau pada akhirnya para partisipan membentuk komunitas, itu bonusnya.

Ya, karena menurutku media akan menuju ekosistem media. semua saling berinteraksi. semua punya kekuatan yang sama. semua punya peran. semua saling tergantung. begitu, baik produsen media, maupun penggunanya sendiri. Bahkan masing masing dari kita sebetulnya ya termasuk produsen sekaligus konsumen. bukan begitu?

kembali ke urusan “kenapa buku yang tadi aku bilang adalah buku masa depan?” adalah dengan alasan yang hampir serupa dengan UCG pada situs internet.

Buku the best american non required reading ( tbanrr) ini dibuat oleh kelompok anak muda yang bekerja secara keroyokan dan menyusunnya sebagai buku. ini agak-agak mirip buku yang dibuat Vabyo, Adhitya Mulya, dkk yang bikin kumpulan kisah perjalanan. aku lupa judulnya.

atau mirip kumpulan cerpen terbaik kompas yang tiap tahun diproduksi gramedia.

tapi ada sedikit beda. buku tbanrr ini adalah salah satu dari bagian dari sekumpulan buku dengan tema besar sebagaimana ciri khas negara adidaya: “the best american..”. Ada the best american comics, the best american essays, ada juga the best american mystery stories, dan the best american lainnya, termasuk soal science and nature writing, sports writing, travel writing. Pokoknya hobi bangetvpake istilah the best.

Buku tbanrr ini merupakan bagian dari project 826 National, yang digagas salah satunya oleh Mas Dave Eggers, yang mana proyek ini merupakan sebuah gerakan di Amerika yang setiap hari membantu para siswa untuk meningkatkan kemampuan dan ketrampilan menulis mereka. Program ini diisi oleh para volunteer dari seluruh kalangan, dari penulis cerpen pro, pembuat film, wartawan, dan oleh siapapun yang ingin berbagi dengan para siswa Amerika. Ini juga sangat membantu para guru di sekolah Amerika untuk mendapatkan gairah para siswa dalam mata pelajaran sastra dan bahasa. (Lebih jelasnya atau mau ikut berpartisipasi tengok http://826national.com/ ).

Buku tbanrr ini sungguh menarik. Kompilasi yang seperti asal jadi. Isinya gado gado. Karena isi buku ini memang hasil kurasi dari para siswa yang ambil bagian dalam project 826 yang tersebar di seluruh kota besar Amerika. Agak nyleneh.

terdiri dari bab bab yang jarang ada. satu buku ini memang terdiri dari bab bab yang berdiri sendiri. setiap bab akan ada sub bab yang juga berdiri sendiri. Mirip kompilasi.

Salah satu bagian cihuy nya adalah bahwa buku ini sebagian berisi paragraf pendek, ringkas, yang memang sesuai dengan panggilan zaman.

Judul Sub Bab nya antara lain:

The best american Gun Magazine Headline. Isinya cuma judul headline majalah senjata, misalnya “clean that cannon, Cowboy!” ~American Handgunner. atau misalnya: “one on one with chuck norris” dari majalah american riffleman.

Ada juga best american six-word memoirs on love and heartbreak, yang isinya dua halaman penuh nukilan six-word. aku langsung inget @katarangga pas baca ini. my least favorite word is platonic – nicole bohn.
wanted a wife. got a cat. – anders porter.
happily single. no one believes me. – eliot sheridan.
leap of faith. shit, no parachute.

ada best american new patents. tapi aku males jelasinnya. soalnya berisi gambar gambar barang aneh yang aku pikir kegunaannya belum selesai dipikirkan keburu hak patennya keluar.

best american tweets.
kalo ini sungguh kacau, karena isinya cuma dari akun @chewbacca. dua halaman hanya berisi, misalnya:
@chewbacca: graaaaaaawnnnnnnn wwrrroooooooooh
@chewbacca: wwheeeeerrrrrrh RRrRrRrrrrrrrrrnnnnn
@chewbacca: mwahhhhhnnnnn eeeewwwwwwrhhhhewew :: looking for awwwwh cheap python hosting serviceeeewwhhhhnn.
@chewbacca: mmmwwwwaaaaaaaahhhrrrrwwwaaa :: going to mall to buy a very very big can of shampoo.

ada best american letter to the editor. skip.
ada best american overqualified cover letters.
juga sedia best american fictional character names.
ada best american 350-word story.
tidak lupa best american farm names.
juga kumpulan best american first lines of poemspublished in 2009.

ada juga best americannew band names. ini kocak. dua halaman isinya kumpulan nama band baru amerika misalnya:
edward sharpe & the magnetic zeros, volcano choir, the xx, the big pink, telepathe, boyz IV men, celine dion 2013, dan lain lain. aku ngakak baca nama band baru ini.

juga kisah best american lawsuits. kocak juga nih.
misalnya kisah cewek amerika yang gugat hotel di mesir, gara garanya, putrinya, usia13 tahun hamil setelah berenang di kolam hotel.

atau kisah mbak trina thompson yang gak bisa cari kerjaan dan gugat monroe college bekas tempatnya kuliah dulu. cewek 27 tahun ini habiskan 70ribu dollar sampe lulus. dia minta diganti.

ada juga si justin gawronski yang gugat amazon.com gara garanya kerjaan PR dia ikut hilang gara gara secara otomatis artikel george orwell’s 1984 dari kindle dihapus. amazon akhirnya bayar ganti rugi 150 ribu dollar. keren!

sedihnya juga ada.
best american poem written in the last decade or so by people living or fighting in iraq or afghanistan.

juga ada komik berwarna, yang sungguh absurd. sampe aku nulis ini pun masih ngangkat alis saking bingung itu si pembuat komik kenapa bikin cerita gak jelas begitu. enggak pake dialog, narasi, cuma gambar. ada juga komik yang pake dialog tapi gak masuk akal. aneh.

intinya sih buku itu campur aduk sebagai kumpulan the best versi para kurator yang tiada lain dan tiada bukan adalah anak anak SMA yang ikutan proyek 826 sebagaimana yang aku ceritakan di paragraf awal.

tapi jangan salah terka. Kurator boleh anak SMA, pembimbingnya orang beken semua. dulu, Kurt Vonnegut juga aktif bantu. iya mendiang kurt vonnegut yang itu. si pembuat satir campur aduk, dark humor, dan sci-fi. yang pernah bilang:

“be careful what you pretend to be because you are what you pretend to be.”

***

Menurutku anak zaman sekarang doyan dan senang buku model barusan.
isinya penggalan, tempel sana tempel sini. isinya singkat. buka halaman manapun bisa dibaca tanpa takut gak nyambung dan gak ngerti ceritanya, karena buku ini berdiri sendiri setiap babnya. bahkan bukan bab, melainkan paragraf!

jika ngeblog seperti ini saja sudah kepanjangan, apalagi bikin buku 400 halaman? ada yang mau baca? buku tebal boleh, kalau itu buku kuliah dan ilmu pengetahuan.

kalau buku bacaan?

wallahualam bi shawab.
🙂

Selamat berakhir pekan.
peluk cium,
Roy.

Sent from my iPad